Rabu, 16 Januari 2019

Fluid Viscous Damper (FVD) sebagai Inovasi Peredam Gempa (Universitas Gunadarma Review)


Prolog
Seperti yang kalian tau, negara kita yang tercinta ini merupakan negara yang sangat rawan gempa. Negara kita dilewati oleh cincin api atau Ring of Fire yg bisa menyebabkan gempa melalui aktivitas vulkanik, kemudian negara kita diapit oleh beberapa lempeng yg berpotensi menimbulkan gempa tektonik, pokoknya harus siap selalu lah kalau ada bencana yang akan datang.
Berkaca dari keadaan masa kini dan pengalaman masa lalu, tentunya kita ingin memperbaiki hubungan di masa yg mendatang terhadap gempa.

Awalan
Kali ini saya akan me review inovasi tahan gempa dari blog sebelah (link ada di sumber bawah). Sebenarnya ada banyak sekali penemuan terkait inovasi bangunan tahan gempa, namun kali ini saya akan berfokus pada FVD sebagai inovasi tahan gempa.

Apa itu FVD?
Mungkin kita-kita masih awam terkait istilah ini, yang kita tau tuh power ranger SPD (mulai ngaco). Oke abaikan.
Jadi FVD merupakan singkatan dari Fluid Viscous Damper yang bisa berarti peredam dengan menggunakan cairan sebagai bahan utamanya.
Agar lebih paham untuk dicerna, sebaiknya liat gambar di bawah ini terlebih dahulu


Bentuknya mirip dengan onderdil pada kendaraan, entah itu motor maupun mobil yang berperan sebagai pegas yang meredam guncangan. Alat ini bekerja menggunakan konsep mekanika fluida, yg artinya menggunakan prinsip cairan. Bagian dalam piston terdapat caira kental yang berfungsi sebagai pelumas, sehingga alat FVD dapat bekerja dengan baik.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada link video yutub berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=OoWtKmNoz6Q
Uniknya peredam gempa yang satu ini, dia memiliki bentuk yang eye catching alian enak buat diliat karena memang bentuknya yg instagramable banget buat masa kini. FVD ini bisa berperan menjadi alat peredam gempa dan bisa berperan sebagai seni arsitektur. Kalau ga percaya bisa dlihat gambar di bawah ini

Pada perkuatan FVD kolom berfungsi sebagai pegas. FVD mampu mereduksi tegangan dan defleksi yang terjadi secara simultan (bersamaan), karena gaya FVD yang bekerja sebanding dengan perubahan kecepatan stroke-nya (stroking velocity). Sedangkan Jika pada struktur dipasang FVD, gaya redaman akan sama dengan nol pada saat defleksi maksimum, karena kecepatan stroke sama dengan nol dan kemudian berbalik arah. Saat kolom berbalik arah ke posisi semula, akan menyebabkan menjadikan kecepatan stroke menjadi maksimum atau gaya redamannya menjadi maksimum. Pada posisi kolom normal, tegangan kolom adalah minimum. Dengan, demikian penggunaan FVD sebagai alat peredam struktur, tidak akan meningkatkan beban pada kolom akibat gaya yang dikeluarkan FVD, karena saat terjadi gempa dan gaya damper maksimum, tegangan kolom justru minimum.
Intinya sih, ketika gaada gaya yg diberikan, maka FVD ini akan pasif dan tidak bekerja, namun lain halnya jika ada gaya yg diberikan makan FVD akan meredam semampu yang dia bisa.

Yak demikian Review mengenai alat FVD, semoga bisa bermanfaat buat kita semua. Aamiin

Sumber:
http://bebas-unik.blogspot.com/2014/10/damper-isolator-gempa-di-struktur.html

Andry Octaviantoro
10315753
4TA01
I KADEK BAGUS WIDANA PUTRA

Teknik Sipil
Universitas Gunadarma

https://www.gunadarma.ac.id
https://ftsp.gunadarma.ac.id/sipil

1 komentar:

  1. permisi min numpang share ya :D
    ingin mendapatkan uang banyak dengan cara cepat ayo segera bergabung dengan kami di f4n5p0k3r
    Promo Fans**poker saat ini :
    - Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
    - Bonus Cashback 0.5% dibagikan Setiap Senin
    - Bonus Referal 20% Seumur Hidup dibagikan Setiap Kamis
    Ayo di tunggu apa lagi Segera bergabung ya, di tunggu lo ^.^

    BalasHapus